loading...
loading...

Sayangi Keluarga, Tidak Mudik di Tengah Pandemi Corona Dinilai Implementasi Ajaran Islam

Sayangi Keluarga, Tidak Mudik di Tengah Pandemi Corona Dinilai Implementasi Ajaran Islam



BlogKalsel.com - Tidak lama lagi umat muslim memasuki bulan ramadan. Tentu tahun ini suasananya akan terasa berbeda. Perbedaan paling menonjol adalah suasana mudik berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara. Namun tahun ini tentu agak berbeda dengan waktu normal. Kini situasi dalam keadaan gawat akibat pandemi Corona.



Keputusan tidak mudik selama pandemi Corona dinilai sebagai bentuk implementasi ajaran Islam yang harus dipatuhi. Islam mengajarkan agar menghindari kerusakan harus didahulukan daripada mengejar kemaslahatan.

Tenaga ahli utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) bidang Politik, Hukum, Keamanan dan HAM, Rumadi Ahmad mengatakan "Sehingga semua yang kita lakukan, termasuk menghadapi Ramadan dan seluruh ibadah yang dilakukan tentu dalam kondisi darurat,".

Dengan mengacu pemberlakuannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat hendaknya tidak keluar rumah termasuk mudik. Mudik dalam situasi normal menjadi tradisi bangsa Indonesia adalah sesuatu yang sangat positif. Lewat mudik dijalin silaturahim, merekat kekeluargaan dan kekerabatan serta merawat hubungan sosial dengan lingkungan, namun saat ini perlu pengecualian.

"Harus dipahami kita sekarang dalam kondisi darurat korona. Presiden (Joko Widodo) sudah menetapkan kedaruratan kesehatan masyarakat," kata dia.

Umat Islam masih bisa shalat Tarawih di rumah masing-masing bersama keluarga. "Ibadah tarawih masih tetap bisa kita laksanakan, bukan dilarang. Hukum ibadah tarawih adalah sunah. Demikian juga syiar dengan syiar-syiar yang lain seperti buka puasa bersama, bukan hal yang wajib. Namun, berhati-hati agar tidak tertular atau menularkan penyakit corona ini merupakan suatu keharusan," ujar Rumadi Ahmad.

Semua elemen masyarakat Indonesia maupun seluruh dunia berharap dan berdoa agar situasi bencana ini bisa segera diatasi, cepat pulih dan normal kembali.

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog Kalsel. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget