loading...
loading...

Rupiah Dibuka Menguat Jelang Akhir Pekan Meski di Tengah Tertekannya Mata Uang Asia

Rupiah Dibuka Menguat Jelang Akhir Pekan Meski di Tengah Tertekannya Mata Uang Asia



BlogKalsel.com - Kurs rupiah menguat lagi saat mata uang lain di Asia tertekan. Rupiah ditutup pada level Rp 16.430 per dollar AS atau menguat 65 poin (0,39 persen) dibandingkan penutupan Kamis pada Rp 16.495 per dollar AS.

Penguatan Rupiah akhir pekan ini terdorong oleh daya tarik pasar dalam negeri akibat rendahnya suku bunga yang ditawarkan. Sehingga aliran modal asing (inflow) ke Indonesia mulai masuk dalam beberapa hari terakhir ini.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan "Dengan rendahnya suku bunga di berbagai bank sentral global terutama di AS, Eropa dan Asia, menjadi daya tarik tersendiri untuk pasar dalam negeri, apalagi suku bunga masih relatif tinggi sehingga sangat wajar kalau pelaku pasar kembali yakin terhadap prospek pasar keuangan dan perekonomian,".

Dari data Bank Indonesia (BI) menunjukkan pada periode 30 Maret sampai dengan 2 April 2020, terjadi beli bersih di pasar keuangan domestik sebesar Rp 3,28 triliun. Aliran modal masuk ini dominan berasal dari pembelian Surat Berharga Negara (SBN).

Inflow dari SBN tercatat Rp 4,09 triliun, sedangkan di pasar saham pada periode tersebut masih terjadi net sell (outflow) Rp 820 miliar.


Menurut BI, data aliran modal masuk itu menandakan bahwa kepanikan investor akibat pandemi Corona semakin berkurang.

"Masuknya dana ke Indonesia ini mengartikan ada secercah harapan karena kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah, BI, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan keyakinan kepada pasar," kata Ibrahim.

Dari eksternal, harga minyak mentah melonjak hampir 25 persen karena Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan resolusi untuk perang harga antara Arab Saudi dan Rusia.

AS saat ini tengah menghadapi kondisi peningkatan angka pengangguran akibat PHK oleh perusahaan yang bangkrut. Ini terjadi karena di masa pandemik virus corona ini pemerintah AS menerapkan kebijakan lockdown yang berdampak pada pengurangan pendapatan akibat operasional yang ditutup.

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog Kalsel. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget