loading...
loading...

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Pembebasan Napi Koruptor

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Pembebasan Napi Koruptor



BlogKalsel.com - Belakangan ini tengah ramai diperbincangkan masalah pemberian remisi dan pembebasan bersyarat kepada narapidana (napi) koruptor.


Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan hingga saat ini tidak berencana memberi remisi dan pembebasan bersyarat kepada narapidana (napi) korupsi, teroris, dan bandar narkoba terkait wabah Covid-19 akibat infeksi virus corona.

Mahfud MD menyusul pernyataan Menteri Hukum dan HAM RI (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly. Sebelumnya, ia menyebut akan merevisi PP 99 Tahun 2012 untuk mengatasi potensi penyebaran virus Corona di lapas.

"Enggak ada perubahan apa-apa, karena pemerintah memang belum pernah memutuskan tentang pemberian remisi atau pembebasan bersyarat terhadap koruptor itu tidak pernah," kata Mahfud MD.

Mahfud juga sudah sempat mencuitkan hal serupa meminta agar masyarakat tenang. Sebab, belum ada napi koruptor yang dibebaskan secara bersyarat. Sebanyak 30 ribu napi yang dibebaskan terkait napi tindak pidana umum. "Kemaren seakan-akan sudah terjadi pelepasan koruptor," kata Mahfud MD.

Mahfud MD juga menerangkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak ada keinginan dan tidak ada pemikiran sama sekali untuk merevisi PP 99 Tahun 2012. "Itu dinyatakan pada tahun 2015 oleh Presiden," kata Mahfud MD.

Hal ini pun juga disampaikan oleh Presiden Jokowi bahwa pembebasan hanya napi pindana umum, bukan untuk koruptor. "Saya hanya ingin menyampaikan bahwa mengenai napi koruptor tidak pernah kita bicarakan dalam rapat-rapat kita, jadi mengenai PP 99 Tahun 2012 perlu saya sampaikan tidak ada revisi untuk ini," ujar Presiden Jokowi.


COPYRIGHT © BLOG KALSEL 2020

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog Kalsel. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget