loading...
loading...

Mendes PDTT : Syarat Utama Warga Berhak Terima BLT Dana Desa

Mendes PDTT : Syarat Utama Warga Berhak Terima BLT Dana Desa



BlogKalsel.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan syarat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang utama adalah warga desa prasejahtera yang kehilangan penghasilan akibat pandemi Covid-19.

"Ukuran utamanya adalah kehilangan mata pencaharian. Makanya di dalam ketentuannya basis pendataannya RT yang mendata tiga orang supaya merumuskan miskin itu mudah," tutur Mendes PDTT.


Selain syarat tersebut, kata Gus Menteri, BLT Dana Desa juga baru bisa diberikan kepada kepala keluarga yang tidak menerima bantuan dari program pemerintah yang lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Prakerja.

"Yang berhak menerima BLT Dana Desa adalah masyarakat miskin, yang belum terdaftar karena terjadinya exclusion error, masyarakat yang kehilangan mata pencaharian, belum dapat PKH, belum dapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bahkan yang belum dapat kartu prakerja", kata Mendes PDTT.

Mendes PDTT mengatakan bahwa data yang dikumpulkan oleh pemerintah desa harus diperiksa dengan mengacu pada Data Kesejahteraan Terpadu (DTKS) untuk memastikan bahwa tidak ada tumpang tindih penerima manfaat.


BACA JUGA :
Menteri Pertanian Pastikan Stok Beras Aman Walaupun di Tengah Pandemi Covid-19
1.107 Pasien Sembuh, 743 Meninggal, dari 8.882 Pasien Positif Covid-19 per 26 April


Tidak hanya itu, Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) juga tidak menetapkan batas minimum untuk pemberian BLT Dana Desa, hanya batas maksimal.

Itu dimaksudkan bahwa jika memang tidak ada orang yang dapat menerima Dana Desa BLT, pemerintah desa tidak perlu menyediakannya.

"Yang belum dapat jejaring pengaman sosial tingkat nasional dan masuk kategori miskin," tegas Mendes PDTT.

Hingga Senin (27/4), Kemendes PDTT mencatat bahwa 8.157 desa telah mencairkan Rp70 miliar dalam Dana Desa BLT. Pemerintah sendiri mengalokasikan Rp22,47 triliun dari Dana Desa untuk bantuan ini, yang menargetkan 12 juta penduduk desa prasejahtera.

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog Kalsel. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget